AKTIF KREATIF INOVATIF PRODUKTIF SEDULURAN SELAWASE
Rabu, 16 Maret 2016
Manfaat Probiotik untuk Ternak
KTMM - Apa kabar sobat Kelompok Tani Muda Mandiri? seperti biasa, pada kesempatan kali ini Kelompok Tani Muda Mandiri kembali akan menyampaikan beberapa informasi untuk para peternak. kali ini Kelompok Tani Muda Mandiri akan coba mengupas betapa pentingnya probiotik untuk hewan ternak
Seperti yang kita ketahui bersama bahwa probiotik secara umum berfungsi untuk menjaga menjaga pertumbuhan, menjaga kestabilan mikroba baik yang berguna untuk pencernaan ternak, dan dapat memaksimalkan penggemukan serta pembibitan.
Terasa sekali kan sahabat bagaimana fungsi probiotik untuk ternak? namun tak perlu bingung untuk memilih probiotik yang tepat untuk ternak anda, disini saung domba akan memperkenalkan probiotik EM4 yang telah di gunakan untuk ternak di Saung Domba.
Mengapa EM4? karena EM4 memiliki dampak lain daripada probiotik lainnya, seperti:
•Menyeimbangkan mikroorganisme yang menguntungkan dalam perut ternak.
•Memperbaiki dan Meningkatkan kesehatan ternak.
•Meningkatkan mutu daging ternak.
•Mengurangi tingkat kematian bibit ternak.
•Memperbaiki kesuburan ternak.
•Mencegah bau tidak sedap pada kandang ternakMengurangi stress pada ternak
•Mencegah bau tidak sedap pada kandang ternak an kotoran ternak.
tuh banyak lagi kan fungsi dari probiotik EM4? info lebih lanjut yuk di klik "EM4" cuma di "Kelompok Tani Muda Mandiri"
•Memperbaiki dan Meningkatkan kesehatan ternak.
•Meningkatkan mutu daging ternak.
•Mengurangi tingkat kematian bibit ternak.
•Memperbaiki kesuburan ternak.
•Mencegah bau tidak sedap pada kandang ternakMengurangi stress pada ternak
•Mencegah bau tidak sedap pada kandang ternak an kotoran ternak.
tuh banyak lagi kan fungsi dari probiotik EM4? info lebih lanjut yuk di klik "EM4" cuma di "Kelompok Tani Muda Mandiri"
Jumat, 11 Maret 2016
Perawatan Domba Bunting
Sebaiknya domba yang sudah dikawinkan dan sudah menunjukan tanda-tanda bunting dipisahkan dari pejantan, untuk menghindari sifat agresif dari domba pejantan yang ingin mengawini lagi. Proporsi pakan juga diatur.
KTMM - Domba yang bunting sebaiknya tidak diberi pakan yang berlebihan. Pakan yang berlebihan bisa membuat induk domba menjadi gemuk dan atau janin domba menjadi besar sehingga akan menyusahkan proses melahirkan.
Lebih baik memberi makan yang banyak dan berkualitas pada domba yang sudah melahirkan atau sedang masa menyusui. Atau sederhananya, lebih baik membesarkan bayi domba di luar kandungan, dibandingkan membesarkan janin domba yang masih dalam kandungan.
Sedangkan ciri-ciri domba yang akan melahirkan adalah bagian perut domba terlihat “angglong” (jawa_red) atau posisi perut turun. Atau bagian atas perut tampak berongga. Selain itu, ambing juga terlihat membengkak.
Perilaku domba yang akan melahirkan juga berperilaku menyendiri dan cenderung mencari tempat yang kering. Namun sekali lagi, hal yang penting adalah pencatatan atau recording. Pencatatan yang baik akan sangat membantu kita memprediksi masa melahirkan. Masa kebuntingan domba kurang lebih 144 – 157 hari.
Minggu, 06 Maret 2016
BUDIDAYA MELON HIDROPONIK
Melon ( Cucumis melo L ) merupakan tanaman buah termasuk famili Cucurbitaceae banyak yang menyebutkan buah melon berasal dari lembah panas Persia atau daerah Mediterania yang merupakan perbatasan Asia Barat dengan Eropa dan Afrika. Tanaman ini tersebar luas mulai dari Eropa Afrika sampai dengan saat ini di Indonesia
1. Penyiapan Media Tanam
Yang akan kita gunakan adalah sistim Aeroponik dengan kultur terendam, yang kita siapkan adalah sbb :
a. Talang air
b. Torn penampung air (bisa pake drum plastik)
c. Pipa paralon dan instalasinya (sesuai kebutuhan)
d. Mesin pompa akuarium
e. Timer
f. Stereoform (gabus)
g. Rangkaian penetralisir air (deionizer)
2.
Penyiapan Tanam
a. Penyemaian
1) Siapkan tempat penyemaian berupa kapas yang telah dibasahi air dan dilapisi kertas Koran diatas nampan plastik.
2) Benih dapat di beli di toko pertanian terdekat, kemudian benih melon yang akan disemaikan, direndam terlebih dahulu di dalam air hangat yang telah dicampur ANTONIK secukupnya dan diamkan selama 2–4 jam, (benih yang baik setelah direndam 2-4 jam akan tenggelam sedangkan yang kurang baik akan tetap terapung di permukaan air) kemudian benih disemaikan di tempat yang telah disiapkan tadi, agar tetap lembab lakukan penyemprotan dengan air tiap pagi dan sore hari.
3) 2-3 hr semai sudah tumbuh kecambah kecil kemudian pindahkan ke tempat lain media ABU SEKAM yang lembab agar pertumbuhan kecambah lebih cepat, hanya disirami air tiap pagi dan sore hari (yakinkan abu sekam dalam keadaan lembab)
b. Penyesuaian
1) Siapkan tempat penyesuaian berupa nampan plastik yang telah diberikan nutrisi (air Deion + pupuk sesuai takaran ).
2) Setelah 8-10 hari penyemaian, sebelum ditanam di media tanam maka benih yang telah menjadi kecambah perlu penyesuaian dengan nutrisi yang akan diberikan.
c. Penanaman
1) Mulai dipindahkan ke media tanam apabila di tahap penyesuaian sudah mulai tumbuh daun baru kira-kira hari ke 13-14.
2) Selama masa penanaman sudah secara otomatis sirkulasi nutrisi sesuai yang telah diatur dengan TIMER (disarankan penyetelan timer setiap 1 jam sekali selama 15 menit dimulai dari pkl 00.00 s.d pkl 18.00).
3) Perkiraan masa panen sampai dengan 60 hari dihitung sejak mulai tanam di media tanam.
4) Apabila selama masa tanam terserang hama atau gangguan lainnya dapat diatasi dengan obat/ insektisida / pestisida yang ada di toko pertanian.
3. Penyiapan Nutrisi
Seperti dikatakan dari awal bahwa tanaman hidroponik sangat tergantung sekali pada campuran atau komposisi nutrisi yang diberikan, dalam hal ini konsentrasi pupuk yang harus diberikan.
Tanaman
|
Air Deion
|
Pupuk A
|
PupukB
|
Pupuk C
|
Nilai EC
| |||||||||
| Melon |
200 liter
|
700 ml
|
700 ml
|
120 ml
|
1600-1700
| |||||||||
| Tomat |
200 liter
|
400 ml
|
400 ml
|
80 ml
|
1000-1200
| |||||||||
| Selada/seledri |
150 liter
|
300 ml
|
300 ml
|
60 ml
|
1000-1200
| |||||||||
Catatan : Pupuk (Stok A,B dan C) utk tanaman hidroponik sudah ada yg jadi di toko pertanian.
4. Lain-lain
Air Deion - media pengganti tanah dengan kadar EC dibawah 100, air Deion di peroleh dengan cara menetralkan air biasa.
Air biasa - (air sumur/tanah, air hujan, air PDAM) mempunyai kadar EC diatas 100 dan masih terdapat unsur2 lain yg tidak diperlukan oleh tanaman,
EC meter - utk mengecek kadar EC
Kertas lakmus - untuk mengecek kadar asam (PH)
Antonik - Merk obat campuran utk persemaian bibit
PH utk tanam - Ph yg disarankan 5-6 bila lebih dr 6 berikan asam utk normalkan kembali
bila kurang dr 5 berikan kapur bangunan yg sdh dicairkan
Kita coba menghitung modal awal kita bila kita mulai menanam dengan skala kecil, asumsi akan menanam 200 pohon sekitar Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
Perhitungan hasil panen
Asumsi dalam 1 pohon terdapat 1 buah melon dgn berat 2,5 kg
Harga melon perkilogram di pasaran saat ini adalah Rp. 4.000,- s.d Rp.7.000,-
(bila kita ambil harga yg plg rendah saja = Rp.4.000,-), dikalikan dengan 200 pohon yg kita tanam.
Dikurangi kemungkinan pohon rusak/ mati kita perkirakan 5% (10 pohon)
(200 pohon - 10) x 2,5 kg = 475 kg
475 kg x Rp 4.000,- = Rp. 1.900.000,- (Satu juta Sembilan ratus ribu rupiah)
3 kali panen sudah bisa balik modal, selanjutnya keuntungan yg kita dapatkan.
Jumat, 04 Maret 2016
Kunjungan Dirut PT. Nusa Raya Makmur ke Kelompok Tani "Muda Mandiri" Tugurejo Sawoo Ponorogo
| Penyuluhan oleh Bapak Farid Dirut PT Nusa Raya Makmur |
| Anggota KT "Muda Mandiri" antusias mendengarkan penjelasan dari PT. Nurama |
| Sambil Rokokan 'n Ngopi tetep antusias mendengarkan penjelasan dari PT. Nurama |
| Bpk Badrun dan Bpk Farid dari PT. Nusa Raya Makmur bersama KT "Muda Mandiri" |
| Ramah Tamah KT "Muda Mandiri" bersama Dirut PT. Nurama |
Selasa, 01 Maret 2016
Jeruk dekopon, si manis tanpa biji asal Jepang

Foto: Wikimedia
Warnanya jingga menyala, rasanya manis asam, buahnya tidak berbiji, ukurannya lumayan jumbo bisa mencapai 1 kg per buah. Di negara asalnya dikenal dengan nama jeruk dekopon, walaupun sebenarnya nama ini adalah sebuah merek dagang untuk menyebut jeruk asal Kumamoto. Namun sudah kadung terkenal sebagai nama generik bagi jeruk ini.
Jeruk dekopon memiliki ciri khas pangkal buah yang menyembul seperti buah pir. Buah ini dikembangkan pertama kali di Jepang sekitar tahun 1972. Jeruk dekopon merupakan silangan dari jeruk ponkan dan kiyomi. Jeruk ini menjadi populer karena bentuk dan rasanya. Di Jepang sendiri harganya lumayan tinggi, bila dirupiahkan bisa mencapai Rp. 90 ribu per buah.
Jeruk dekopon telah diekspor ke mana-mana. Bahkan saat ini beberapa negara berhasil membudidayakan tanaman ini. Di Brasil jeruk ini bernama kinsei, di Korea Selatan dikenal dengan nama halabong, dan di Amerika Serikat disebut sumo. Di Indonesia sendiri jeruk ini dikenal dengan nama dekopon.
Di Indonesia, jeruk dekopon baru dikembangkan tahun 2014 lalu. Saat ini petani jeruk di Desa Lebak Muncang, Ciwidey, Bandung, sudah ada yang bisa memanennya. Produktivitasnya pun lumayan, dalam satu pohon bisa dihasilkan 15-25 kg dalam satu musim panen. Petani menyukai jeruk ini karena hamanya belum banyak, buahnya besar-besar dan harganya pun di atas jenis jeruk biasa.
Para petani tertarik dengan varitas jeruk baru ini. Budidayanya relatif mudah dan gangguan hamanya belum banyak. Jeruk dekopon menyukai suhu yang sejuk jadi lebih cocok ditanam di daerah dataran tinggi. Tidak seperti di negeri asalnya, yang berwarna oranye terang, jeruk dekopon asal Bandung ini berwarna lebih kuning dengan bagian pangkal berwarna hijau.
Langganan:
Postingan (Atom)
