Tampilkan postingan dengan label Ternak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ternak. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Juli 2016

Jenis Kandang Kelinci

KTMM - Daging kelinci menjadi sumber protein alternatif disamping unggas, daging sapi, atau kambing. Kelinci merupakan hewan yang cepat berkembang biak dan cukup mudah diternakkan. Usaha ternak kelinci bisa dilakukan secara sambilan atau intensif, silahkan lihat panduan dasar ternak kelinci. Sebelum memutuskan beternak kelinci ada baiknya mengenal terlebih dahulu tipe-tipe kandang kelinci.

Secara umum terdapat dua sistem perkandangan yang sering dipakai dalam beternak kelinci, yakni kandang kelinci sistem tertutup dan kandang kelinci sistem terbuka. Sistem tertutup biasanya digunakan oleh para peternak intensif sedangkan sistem terbuka banyak diadopsi oleh peternak tradisional. Masing-masing sistem perkandangan memiliki keunggulan dan kelemahannya tersendiri.

a. Kandang kelinci sistem terbuka
Kandang kelinci sistem terbuka banyak diadopsi oleh peternak tradisional dimana usaha ternak dilakukan sebagai usaha sampingan. Kandang kelinci sistem terbuka sangat sederhana, kita tinggal memberikan pagar di sekeliling areal yang akan dijadikan kandang. Pagar cukup setinggi 0,5-1 meter, yang penting kelinci tidak bisa lolos atau loncat. Sebaiknya, pagar mempunyai pondasi yang cukup dalam untuk mencegah kelinci kabur dengan menggali lubang. Dalam sistem terbuka kelinci dibiarkan lepas bebas di areal kandang.

Areal kandang berupa tanah terbuka, di dalam areal disediakan kandang tertutup agar kelinci bisa berteduh dan beristirahat. Dalam areal kandang harus tersedia tempat minum dan pakan. Meski neralaskan tanah, permukaan lantai kandang harus memiliki drainase baik agar kondisi tetap kering. Kelinci tidak menyukai lingkungan yang lembab.



Keunggulan sistem ini, kelinci bisa berkeliaran di areal tertentu sehingga jadwal pemberian pakan tidak terlalu ketat. Si kelinci bisa mengais-ngais pakan sendiri bila peternak terlambat memberikan pakan. Biaya pembangunan kandang dan perawatannya relatif lebih murah. Kelemahannya, sistem ini memerlukan lahan yang luas dan pertumbuhan daging tidak optimal karena kelinci banyak bergerak. Selain itu, proses reproduksi kurang bisa diarahkan.

b. Kandang kelinci sistem tertutup
Sistem tertutup biasa dipakai untuk usaha ternak yang lebih serius atau intensif. Kelebihan sistem ini kebutuhan lahannya relatif lebih kecil, perkembangan kelinci lebih terkontrol, lebih fokus pada pertumbuhan daging. Kelemahannya biaya infrastruktur lebih mahal.

Untuk memulai usaha ternak kelinci dengan sistem kandang tertutup setidaknya diperlukan dua tipa kandang, yakni tipe postal dan tipe baterai. Tipe postal digunakan untuk proses perkawinan dan penyapihan anak, sedangkan tipe baterai digunakan untuk pembesaran.

A. Kandang Kelinci Tipe Postal
Kandang kelnci tipe postal biasanya digunakan untuk proses perkawinan dan membesarkan anak kelinci sebelum disapih. Anak-anak kelinci biasanya disapih dari induknya setelah berumur 8 minggu. Kandang tipe postal kurang optimal untuk pembesaran, karena kelinci yang ada didalamnya akan lebih banyak bergerak. Pada proses pembesaran gerakan kelinci sebisa mungkin dikurangi agar semakin banyak pakan yang dikonversi menjadi daging.

Kandang tipe postal bisa diletakan di luar maupun di dalam ruangan. Bila ingin menempatkan kandang di luar ruangan sebaiknya gunakan dinding kandang dengan bahan tertutup seperti tripleks (jangan bilah bambu), fungsinya untuk menahan angin dan air hujan.



B. Kandang Tipe Baterai

Kandang kelinci tipe baterai paling cocok digunakan untuk pembearan. Pada umumnya ukuran kandang sebesar 60x40x40 cm, lebih baik lagi disesuaikan dengan jenis kelinci yang diternakan. Silahkan lihat jenis-jenis kelinci budidaya. Semakin besar jenisnya, semakin besar pula kandangnya. Perlu diperhatikan, kandang yang terlalu luas akan membuat kelinci banyak bergerak sedangkan kandang yang terlalu sempit akan membuat stres.


Kandang tipe baterai dibuat bertingkat atau bersusun seperti rak. Oleh karena itu alas kandang harus memiliki sekat untuk menampung kotoran dan air kencing kelinci. Sekat sebaiknya bisa dicopot dengan mudah untuk membersihkan kotoran. Bahan yang digunakan untuk kandang baterai bisa dari bilah bambu atau ram kawat. Khusus bagian lantai sebaiknya tidak menggunakan ram kawat karena berpotensi melukai kaki kelinci.

Sabtu, 07 Mei 2016

PROSPEK BISNIS PEMBESARAN SIDAT/BELUT

KTMM - Salam Tani  !! Dalam budidaya tanaman, ternak maupun ikan pasti kita harus menghitung analisa usaha taninya. Hasil produksi dikalikan harga jual lalu dikurangi modal usaha akan kita dapatkan rumus keuntungan. Pasti kita akan tergiur untuk memeliharanya ketika mendengar harga jual ikan sidat/belut yang sangat tinggi yaitu sekitar Rp.180.000 dulu bahkan pernah mencapai Rp.300.000 an/ kg. Akan tetapi tahukah anda berapa biaya yang dibutuhkan untuk usaha tani sidat/belut ini ? Juga berapa waktu yang dibutuhkan untuk membesarkan sidat sehingga siap konsumsi ?

Sebelum kita terjun langsung untuk membudidayakan ikan sidat/belut tersebut pastinya kita akan mencari informasi yang sebanyak-banyaknya tentang cara budidaya ikan ini. Menurut kami dalam mencari informasi tersebut kita tentunya juga tidak bisa menutup mata tentang kendala yang akan kita hadapi, sehingga bukan hanya manisnya saja yang kita ketahui. Paling tidak jika kita mengetahui kendala-kendala tersebut kita akan waspada dan lebih jeli dalam berbudidaya ikan sidat/belut tersebut.

Sidat/belut merupakan salah satu jenis ikan air tawar. Ikan ini memiliki bentuk fisik yang panjang dengan kulit berwarna hitam sedikit coklat dan teksturnya yang licin berlendir.

Saat ini komoditi ikan sidat/belut di Indonesia tergolong cukup baik. Permintaan ikan sidat/belut dunia semakin hari juga semakin menunjukkan progres yang tinggi, utamanya di negeri sakura Jepang. Pasalnya, di Jepang ikan sidat/belut merupakan salah satu menu makanan pokok yang biasa dikonsumsi sehari-hari.

Sedangkan di Jepang sendiri, untuk mendapatkan yang namanya ikan sidat/belut sudah lumayan sulit. Menurut informasi yang di dapat bahwa saat ini negara Jepang hanya bisa memenuhi 30 persen kebutuhan ikan sidat yang dikonsumsi masyarakatnya. Sedangkan sisanya mengandalkan pasokan ikan impor dari negara-negara lain tak terkecuali Indonesia.

Namun sayang, menurut informasi yang kami peroleh sidat/belut ini belum  bisa diternak/breeding (dikawinkan sampai menghasilkan anak). Sehingga jika kita akan melakukan budidaya sidat, benihnya hanya merupakan hasil penangkapan.


Selain itu pemeliharaan ikan sidat/belut juga memerlukan waktu yang lama, dari benih seberat 50 gram sampai seberat 250 gram (layak jual) membutuhkan waktu sekitar 8 bulan. Apakah mungkin itu karena pengaruh suhu udara didaerah beji yang relatif dingin sehingga memperlambat pertumbuhan sidat/belut ? mungkin itu perlu di teliti lebih jauh.

Yang paling utama menjadi kendala budidaya pembesaran sidat/belut adalah harga pakan yang sangat mahal, karena konon katanya sidat/belut memerlukan makanan yang tinggi protein. Sehingga perlu dicari alternatif pakan ikan sidat/belut ini yang harganya murah.

Memang kalau hanya melihat harga jual sidat/belut siap konsumsi yang sangat mahal pasti kita akan sangat tergiur untuk memeliharanya.

Informasi yang kami tulis ini bukan untuk menakut-nakuti atau menghalangi keinginan pembaca untuk membudidayakan ikan sidat/belut, tetapi semata-mata hanya untuk sebagai bahan pertimbangan sebelum rekan-rekan mulai budidaya sidat/belut. Karena kalau saya baca baik lewat media cetak maupun internet, banyak buku dan seminar yang sedang menjual manisnya budidaya sidat tanpa memberikan gambaran pahitnya.

Selasa, 19 April 2016

Membuat Pakan Ternak Kambing

KTMM - Teknik modern membuat pakan ternak dengan menggunakan limbah jerami, pohon pisang (debog pisang), bungkil kedelai dan lain-lain merupakan faktor keberhasilan dalam beternak kambing walaupun tidak bisa melupakan faktor lain seperti cara pemilihan bibit, cara membuat kandang, kalkulasi/managemen dalam beternak dan masih banyak lagi faktor yang menentukan atas keberhasilan dalam beternak.
Kali ini kita akan membahas tentang cara membuat pakan ternak dengan fermentasi karena factor ini merupakan factor yang paling dominan diantara yang lainnya. Walaupun cara ini dibuat dengan sederhana namun hasilnya sangat luar biasa dan terbukti bisa menaikan berat badan ternak sekitar 2 – 4 kg dalam waktu 10 hari. Baiklah mari kita mulai cara membuat pakan ternak kambing dengan fermentasi.

siapkan alat-alat untuk membuat pakan ternak :

  • Pisau/gobang
  • Ember dan drum plastik
  • Perpal
  • Dan lainnya yang mungkin diperlukan.

Bahan yang diperlukan dalam membuat pakan ternak kambing :

  1. Ampas ketela/singkong kering, tepung jagung, katul untuk memenuhi karbohidrat.
  2. Ampas kecap, Ampas tahu, Kulit kedelai, Kulit kacang hijau, Bungkil untuk memenuhi kebutuhan Protein.
  3. Segala macam Jerami (untuk membuat pakan kering), pohon pisang (untuk membuat pakan basah), segala macam rumput, Rapak tebu/daduk, Rendeng kedelai, kangkung dan lain-lain untuk memenuhi suber serat.
  4. Gamping, Cangkang telur, tepung tulang, Garam untuk memenuhi  Mineral dan Kalsium.
  5. SOC (Suplemen Organik Cair) sebagai probiotik.
  6. Tetes tebu atau Gula pasir perbandingan 1 : ¼ sebagai sumber energy
  7. Air

Komposisi dalam pembuatan pakan kambing per kwintal bahan utama :

Bahan-bahanBerat/takaranBahan-bahanBerat/takaran
Jerami / pohon pisang100 kgTetes Tebu/Gula pasir4 ons/1 ons
Ampas Tahu15 kgSOC30 cc(3 tutup botol SOC)
Katul/Dedak3 kgAir±10 Liter
Garam¼ kg

Cara membuat Fermentasi Pakan Ternak :

  • Jerami / Pohon Pisang dipotong-potong/dicacah
  • Campurkan Jerami / pohon pisang, Ampas tahu dan Katul
  • Masukkan SOC kedalam 1 liter air, campur gula pasir dan parutan nanas 1 buah, aduk dan diamkan selama 15 menit, kemudian masukan kedalam air ±10 liter lalu siramkan kedalam pakan secara merata, kemudian taburkan garam dan aduk lagi hingga tercampur rata.
  • Masukan Pakan kedalam drum plastic lalu tutup dengan terpal kedap udara selama 24 jam jika menggunakan bahan jerami (Kering) dan jika menggunakan bahan pohon pisang (Basah) cukup 1-3 jam.
  • Pakan siap untuk diberikan pada ternak kambing atau sapi setiap pagi dan sore.Catatan: Jumlah air untuk fermentasi basah (gedebog) cukup 1 liter dan jumlah air untuk fermentasi kering (jerami) sebayak 10 liter.

Rabu, 30 Maret 2016

Fermentasi Gedebog Pisang Kaya Nutrisi

KTMM - Fermentasi Gedebog Pisang Kaya Nutrisi ...?? Kenapa tidak!, Gedebog adalah sebutan dalam bahasa jawa atau lebih dikenal secara nasional dengan nama batang pisang , siapa yang menyangka dari limbah kebun pisang terdapat bahan pakan ternak berlimpah. Kebanyakan para pembudidaya tanaman pisang hanya membuang atau membiarkan gedebog hingga busuk begitu saja setelah dipanen buahnya. Pada beberapa daerah di jawa timur umumnya, nilai ekonomis dari gedebog pisang hanya sebatas pengolahan sebagai bahan baku pembuatan tali untuk industri sofa.


Cara Membuat pakan ternak fermentasi gedebog pisang
Proses Fermentasi Gedebog untuk pakan sapi ,domba , kambing dll

Berkat berbagai penelitian telah diketahui manfaat lain dari gedebog pisang yang dapat di proses sebagai pakan ternak dengan cara fermentasi anaerob. memang masih banyak masyarakat peternak di indonesia belum mengetahui manfaat serta kandungan nutrisi pada batang pisang ini sebagai pengganti makanan ternak budidaya - seperti Kambing , Domba , Sapi , bebek (unggas )Kelinci dll.

Sebenarnya batang pisang bagi masyarakat Bali dan penduduk di pulau Lombok N.T.B  bukanlah sesuatu yang baru, sejak dahulu kala gedebog pisang dapat diolah menjadi menu tradisional. Namun , pada kesempatan posting ini , blog cara budidaya organik hanya mengulas tentang fermentasi batang pisang untuk makanan ternak. Untuk mengetahui Cara Fermentasi Gedebog Pisang Kaya Nutrisi sebagai makanan ternak silahkan simak yang di bawah ini.

Kandungan Nutrisi Pada Batang Pisang


Menurut berbagai hasil studi atau penelitian , gedebog diketahui memiliki kandungan nutrisi yang komplit sebagai pengganti pakan ternak. Adapun komposisi rata-rata nutrisi dalam batang pisang antara lain :  bahan kering  (BK) 87,7 % * Abu 25,12 % * lemak Kasar (LK) 14,23 % * Serat Kasar (SK) 29, 40 %  *  protein Kasar (PK) 3 %  termasuk : asam amino, amine nitrat, glikosida, mengandung N, Glikilipida, vitamin B, asam Nukleat  *  bahan ekstrak tanpa nitrogen (BETN) 28,24 % termasuk karbohidrat, gula dan pati . 

Nah ,  dengan diketahui kandungan nutrisi pada batang pisang , tentu kebutuhan makanan ternak kambing bukan suatu kendala bagi peternak - dengan kata lain gedebog merupakan kandidat tepat untuk pengganti pakan ternak. Memang jumlah protein kasar (PK)  gedebog tidaklah terlalu tinggi namun dengan mencampur bahan lain , seperti : bekatul , bungkil kelapa , Ampas tahu atau limbah dari produk kedelai , ampas singkong (gamblong) , jagung dan ditambah dengan fermentasi mampu meningkatkan protein kasar pada gedebog pisang.


Formula dan Komposisi Fermentasi Gedebog Pisang


Berdasarkan dari hasil riset dan percobaan yang telah dilakukan Universitas Padjajaran ( UNPAD ) tentang fermentasi gedebog dan bahan-bahan lain seperti umbi singkong dan biji jagung  untuk makanan ternak lengkap dengan nilai nutrisi yang cukup. Antara lain formula dan komposisi yang telah dikaji adalah sebagai berikut :

  • (TA) campuran 70 % batang pisang, 15 % umbi singkong dan 15 % biji jagung.
  • (TB) campuran 60 % batang pisang, 20 % umbi singkong dan 20 % biji jagung.
  • (TC) campuran 50 % batang pisang, 25 % umbi singkong dan 25 % biji jagung.
  • (TD) campuran 40 % batang pisang, 30 % umbi singkong dan 30 % biji jagung.
  • (TE) campuran 30 % batang pisang, 35 % umbi singkong dan 35 % biji jagung.

 Dan setiap formula telah diuji berulang sebanyak 4 (empat) kali. Perubahan yang teliti meliputi nilai pH, kandungan air, bahan kering, abu, protein kasar, serat kasar, bahan ekstrak tanpa nitrogen (BETN), dan lemak kasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bioproses (ensilage) campuran batang pisang, umbi singkong dan biji jagung sebagai makanan lengkap tidak menurunkan nilai nutrisi  batang pisang, dan  ada peningkatan kandungan bahan kering yang pada  batang, pisang. Kombinasi campuran yang terbaik untuk batang pisang sebagai ransum lengkap  adalah 30 % batang pisang, 35 % umbi singkong dan 35 % biji jagung.
Nutrisi Gedebog pisang fermentasi untuk ternak
Tabel Nutrisi Batang pisang Fermentasi

Video Cara Fermentasi Gedebog Pisang Untuk Makanan Ternak


silahkan lihat video cara membuat pakan ternak menggunakan gedebog pisang dengan teknik fermentasi terbaik di bawah ini, solusi untuk pakan ternak kambing , domba, sapi, kelinci dll.



Nah dengan memiliki teknik dan teknologi budidaya peternakan tepat guna diharapkan mampu menciptakan peternak dan petani organik yang lebih sejahtera , makmur , jaya. Apakah anda siap menyambut peternakan yang ramah lingkungan plus memanfaatkan limbah kebun pisang yang telah terbuang?.

Demikian ulasan yang dapat dimuat pada blog Cara budidaya organik , tentang Pakan Ternak Fermentasi Gedebog Pisang Kaya Nutrisi . Semoga membawa manfaat bagi petani dan juga peternak organik di Nusantara , Salam Organik & Go Success.

Selasa, 29 Maret 2016

Membuat Jerami Fermentasi Sebagai Pakan Kambing Dan Domba

KTMM - Pemanfaatan jerami untuk pakan ternak kambing dan domba mungkin masih belum banyak yang tau. Dengan proses fermentasi sebenarnya jerami mampu dijadikan makanan kambing. Dimana proses fermentasi menggunakan SOC (Suplemen Organik Cair yang), SOC mempunyai beberapa kelebihan antara lain:
  • Dapat memperbaiki system pencernakan ternak.
  • Meningkatkan Jumlah dan kualitas susu yang dihasilkan oleh ternak
  • Dapat meningkatkan kegemukan.
  •  Menambah nafsu makan.
  • Meningkatkan kekebalan ternak
  • Mengurangi bau kotoran ternak
Berikut Cara Membuat Pakan Ternak Fermentasi Menggunakan SOC:
Bahan – bahan yang perlu dipersipakan
  • Jerami kering 1 ton.
  • SOC 1 botol.
  • Molase (tetes tebu),
  • Air secukupnya
  • Terpal
  • Ember plastik.
  • Gembor atau alat penyiram air.
Cara membuat pakan fermentasi kambing jerami padi
  • Sediakan tempat yang terlindung dari hujan ataupun sinar matahari secara langsung.
  • Bila alas masih berupa tanah kasih terpal agar air adonan fermentasi tidak meresap ketanah
  • Siapkan jerami padi yang sudah kering,
  • Campur SOC, molase, dengan air menggunakan ember
  • Mulailah meggelar jerami selapis pertama setinggi 15-20 cm dan mulailah menyemprotkan larutan adonan air, SOC, molase pada tumpukan jerami tadi dan diinjak-injak, usahakan penyemprotan rata dan jerami terihat basah.
  • Setelah itu tutup tumpukan jerami dengan terpal
  • Ikat rapat dan usahakan supaya udara jangan masuk, diamkan tumpukan jerami tadi selama 12-15 hari supaya proses penguraian serat pada jerami berjalan secara alamiah. Proses fermentasi ini memang memerlukan waktu beberapa saat sehingga jerami benar-benar lapuk dan nutrisinya bertambah. Hal ini akan sangat membantu pencernaan dalam perut kambing dalam meyerap nutrisi fermentasi jerami ini.
  • Setelah 12-15 hari kemudian fermentasi jerami padi siap diberikan untuk pakan ternak kambing, sebelum diberikan pada ternak kambing silahkan fermentasi jerami padi ini perlu diangin-anginkan sebentar.
  • Selalu siapkan minuman ternak berupa air putih guna memperlancar metabolisme kambing.

Jumat, 11 Maret 2016

Perawatan Domba Bunting

Sebaiknya domba yang sudah dikawinkan dan sudah menunjukan tanda-tanda bunting dipisahkan dari pejantan, untuk menghindari sifat agresif dari domba pejantan yang ingin mengawini lagi. Proporsi pakan juga diatur.
KTMM - Domba yang bunting sebaiknya tidak diberi pakan yang berlebihan. Pakan yang berlebihan bisa membuat induk domba menjadi gemuk dan atau janin domba menjadi besar sehingga akan menyusahkan proses melahirkan.
Lebih baik memberi makan yang banyak dan berkualitas pada domba yang sudah melahirkan atau sedang masa menyusui. Atau sederhananya, lebih baik membesarkan bayi domba di luar kandungan, dibandingkan membesarkan janin domba yang masih dalam kandungan.
Sedangkan ciri-ciri domba yang akan melahirkan adalah bagian perut domba terlihat “angglong” (jawa_red) atau posisi perut turun. Atau bagian atas perut tampak berongga. Selain itu, ambing juga terlihat membengkak.
Perilaku domba yang akan melahirkan juga berperilaku menyendiri dan cenderung mencari tempat yang kering. Namun sekali lagi, hal yang penting adalah pencatatan atau recording. Pencatatan yang baik akan sangat membantu kita memprediksi masa melahirkan. Masa kebuntingan domba kurang lebih 144 – 157 hari.

Senin, 29 Februari 2016

Peluang Usaha Pertanian dan Peternakan

KTMM - Pada zaman dulu masyarakat Indonesia sempat mengklaim bahwa kita adalah bangsa agraris, Indonesia yang sempat menguasai beberapa sektor pertanian dunia, contohlah tebu dengan hasil gulanya, dulu sekitar tujuh puluh persen ketersediaan gula di dunia datang dari Indonesia selain gula, rempah-rempah yang ada di dunia hingga saat ini juga didominasi dari indonesia, disamping yang hingga kini masih menjadi primadona adalah coklat dan kopi.
Dengan luasan wilayah yang cukup besar, indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk berkembangnya industri agrobisnis, peluang usaha pertanian yang menjanjikan terbentang luas di depan anda.

Peluang Usaha Pertanian Yang Menjanjikan

Peluang usaha pertanian yang menjanjikan memiliki range atau cakupan yang cukup luas, dari sumber utama makanan pokok, tanaman industri hingga tanaman hias. Hingga saat ini Indonesia adalah salah satu pengekspor utama tanaman hias, bunga anggrek menjadi komoditas utama dalam hal ini. Selain itu tanaman industri seperti karet, kelapa sawit, pohon gaharu dan pohon-pohon keras sebagai bahan baku bubur kertas juga terdapat di Indonesia.
peluang-usaha-pertanian-peternakan-2015
Perusakan ekosistem dan juga lingkungan seringkali menjadi halangan bagi para pebisnis untuk mengembangkan jenis bisnis ini, pembukaan lahan untuk kelapa sawit dan karet serta pohon kertas misalnya, seringkali menyasar hutan lindung dan taman nasional, sehingga seringkali dipandang sebagai jenis perilaku bisnis yang tidak memiliki tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.
Peluang Usaha Pertanian dan Peternakan
Namun ini akan bertolak belakang jika anda menggunakan konsep agrobisnis terpadu, selain itu juga sebaiknya pelaku bisnis agrobisnis disarankan untuk membuka lahan pada daerah-daerah tandus atau lahan-lahan mati yang tidak berbasis pada hutan lindung, konsep pertanian terpadu memadukan antara peluang usaha pertanian dan peternakan dimana limbah sisa pertanian dimanfaatkan dengan sangat baik untuk pertanian.
Peluang usaha pertanian haruslah mengacu pada jenis pertanian terpadu, ini dilakukan dengan cara membuka peternakan sapi, unggas atau pun domba dan mengolah kotorannya menjadi biogas atau bahan bakar berbasis methan dari kotoran hewan ternak.
Setelah kotoran tersebut ditampung sedemikian rupa pada septik tank yang telah dimodifikasi dibuatlah semacam saluran yang berfungsi untuk membuang sisa kotoran tersebut menjadi bahan utama untuk berkembang biak cacing tanah jenis lumbricus, cacing tanah jenis ini juga memiliki potensi ekonomi yang sangat besar untuk medis dan juga kosmetik, setidaknya selain kosmetik cacing tanah jenis ini juga akan sangat bagus sebagai bahan dasar ikan hias, mengingat kandungan gizinya yang tinggi.

Peluang Usaha Pertanian Organik

Pertanian organik juga menjadi salah satu jenis agrobisnis yang sedang banyak dikembangkan dan diminati masyarakat, peluang usaha pertanian organik sejalan dengan sistem pertanian dan peternakan terpadu, dengan sisa media hidup cacing yang didapat dari kotoran ternak kita dapat menggunakannya sebagai pupuk yang sangat efektif untuk digunakan sebagai media tanam pada tanaman organik, kebutuhan akan pupuk kimia semacam urea dan NPK sama sekali tidak diperlukan dengan sistem pertanian model seperti ini. Selain ramah lingkungan pertanian terpadu juga akan memperkecil biaya produksi dan biaya operasional.
Peluang usaha pertanian juga tidak melulu didominasi oleh model agrobisnis besar dengan modal usaha yang mencapai ratusan juga hingga miliaran. peluang usaha pertanian juga dapat anda lakukan dengan modal yang relatif kecil dengan pertanian organik, semisal anda hanya membutuhkan sepasang sapi, lahan dengan luasan antara seribu hingga dua ribu meter persegi, dua hal tersebut jika anda lakukan di wilayah kota kecil atau bahkan pedesaan akan membutuhkan sedikit sekali biaya.